Profil

Mukhotib MD

Jl. Raya Sandon No. 52 Secang, Magelang, 56195

Telepon: 0293-714347

Selular: 08156850367

eMail: mmdsyndicate@gmail.com

Blog: mukhotibmd.web.id

Pendidikan formal sejak SD-SMU di PP. Daarul Ma’arif Lampung, kemudian melanjutkan studi di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta lulus tahun 1997, dan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, dropout tahun 2001.

Mengikuti dan menjadi fasilitator berbagai pelatihan, seminar dan workshop, berkaitan dengan penguatan keadilan jender, kesehatan reproduksi, HAM, HIV/AIDS, difabel, pengelolaan sumber daya alam, dan jurnalistik.

Sejak di pesantren sudah aktif menulis, mengelola pers mahasiswa, dan pernah menulis cerpen, puisi, esay, artikel di berbagai media massa lokal maupun nasional, seperti Jawa Pos, Bernas, Kedaulatan Rakyat, Yogya Pos-almarhum, Lampung Pos, Bali Pos, Kompas, Sriwijaya Pos, Tabloid Salam-almarhum, Aneka, Majalah Al-Kisah, Situs Kesproinfo.

Selain itu, juga mengedit buku “Menggagas Jurnalisme Perspektif Jender”, buku serial Islam dan Kesehatan Reproduksi—terdiri dari tujuh buku, Panduan Pendidikan Fiqh di Pesantren, Kiai, Nyai dan Pesantren, Katalog 50 Buku Hak Kesehatan Reproduksi, Supervisor Program Penulisan Novel “Perempuan Berkalung Sorban”, Produser Pelaksana Sandiwara Radio Kampanye Hak Kesehatan Reproduksi—empat serial. Menulis Buku Panduan Pelatihan “Islam dan Gerakan Perempuan”, “Mendirikan Radio Komunitas”, Novel “Kliwon Perjalanan Seorang Saya”, “Air Mata Terakhir”, “Den Ayu Putri”, “Pesona Sumilah”. Menyunting Buku “Wajah-wajah yang Terlupakan”

Turut menulis dalam antologi Filantropis, FKY, 2001, penyunting buku Panduan Pendidikan Politik Perempuan Pedesaan—Lappera Indonesia, tim penulis Panduan Pendidikan Pemilih Pathnership-UNDP, tim penulis buku Islam dan Pemilu; Panduan Pemilih LKiS-JPPR-Asia Foundation, tim Penulis dan editor Buku Panduan Pelatihan Islam dan Gerakan Perempuan LKiS-Asia Foundation, Tim perumus akhir Modul Pelatihan Pengembangan Kurikulum Madrasah di Pesantren, PPIM Jakarta, tim penulis buku “Pemikiran Mansour Fakih”, 100 hari meninggalnya Dr. mansour Fakih, Sigap, Yogyakarta, Tim penulis “Menggugat Tradisi”, KOMPAS-P3M Jakarta, menulis Buku “Membangun Partisipasi” Manual untuk Pendirian Radio Komunitas, COMBINE, Yogyakarta.

Aktif di organisasi non pemerintah (ORNOP) sejak tahun 1986, pernah bekerja di Ikatan Jaringan Kerja Pesantren se-Propinsi Lampung, Yayasan Lembaga Pembinaan Masyarakat Desa Lampung, Yayasan Studi dan Pengembangan Sosial-Keagamaan Magelang, Institut Pendidikan dan Demokrasi (INDIKASI) Yogyakarta, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (LKPSM) NU, Yayasan Kesejahteraan Fatayat (YKF), Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKiS), Dewan Pengurus Forum LSM DIY, COMBINE Yogyakarta, Pengurus Harian Daerah PKBI DIY, Direktur Pelaksana Daerah PKBI DIY, Konsultan Hivos, dan World Population Foundation, dan sampai kini tetap menjadi pekerja sosial dan jurnalis independent.

Menggeluti wacana kesehatan seksual dan reproduksi dalam perspektif kebudayaan di Tanah Papua, kesehatan reproduksi difabel

30 tanggapan untuk “Profil

  • 31 Oktober 2007 pada 2:12 pm
    Permalink

    namanya mirip kakak kandungku (muchotib), kebetulan juga tinggal di magelang (bumisegoro, borobudur).

    salam kenal

    Balas
  • 31 Oktober 2007 pada 8:37 pm
    Permalink

    Assalamu’alaikum Wr Wb

    Untuk menyegarkan kembali ingatan Mas Mukhotib, kita pernah ketemu di Palembang tahun 1995, saat Acara Training For Trainer Jurnalistik Mahasiswa IAIN Raden Fatah Palembang, saat itu saya dengan panitia lain, ngobrol panjang di penginapan Kwarda Pramuka Palembang dengan Mas and Mbak saat itu.

    Kini kita ketemu lagi di dunia maya. Piye kabare? Arena masih hidup? Ukhuwwah IAIN Raden Fatah, hingga kini masih terus menyambung nyawa.

    Oke sekian dulu.

    Salam

    Syamsul Hidayah
    Alumnus LPM Ukhuwwah IAIN Raden Fatah Palembang, kini jurnalis di Harian Umum Sriwijaya Post Palembang

    Balas
  • 9 November 2007 pada 12:31 pm
    Permalink

    salam kenal pak…blognya cukup berguna…mendorong keterbukaan informasi salut…terimaksih

    Balas
  • 21 November 2007 pada 2:28 pm
    Permalink

    salam kenal mas mukhotib,
    saya salah satu relawan pkbi sumsel. Dan saya juga pernah ketemu pada saat mas mukhotib jadi trainer di capacity building lsm yang diadakan pkbi – ykb dan unfpa di acacia jakarta.

    Balas
  • 23 November 2007 pada 12:44 pm
    Permalink

    salam kenal balik, tapi khan kita emang udah kenal, hehehhe. semoga kita bisa ketemu lagi dalam putaran TA bulan desember 2007, kalau aku kebagian jatah di sumsel.

    Balas
  • 28 November 2007 pada 4:21 pm
    Permalink

    Wah gak nyangka bisa jadi bagian yang jadi konsennya pak mukotib.
    Itiqomah wae….

    Balas
  • 17 Desember 2007 pada 4:06 pm
    Permalink

    Ini nicknameku untuk ngomentari Kang Kliwon..he…he.. sbenernya sy junior sampean Mas Kotib. Aku seneng [meski gak semua] ngikuti tulisan sampean. Trutama obrolan si Kliwon. Aku anak KMPD angkatan 1999 kang, baru lulus kemarin 2005. Sekarang di Rakyat Merdeka Jakarta. Hm..aku suka ndagelmu kang seiap kali ketemu, misale di LKiS dulu. Pas Pertemuan MGL kemarin aku rada telat gak ngikutin obrolan sblumnya–bareng Suraji telatnya.Ok see U next D’y

    Balas
  • 15 Maret 2008 pada 2:31 pm
    Permalink

    Salam kenal kembali. Lebih senang lagi, manakala kebetulan ada sampean pulang kampung–jika tidak tinggal di magelang lo–bisa jumpa darat.

    Balas
  • 18 Maret 2008 pada 11:06 am
    Permalink

    salam kenal kang..

    seneng baca profile sampeyan…
    bener bener aktifis temenan kie

    masdhenk.wordpress.com

    Balas
  • 5 Juli 2008 pada 12:12 am
    Permalink

    mas hanafi, boleh dan sangat boleh. kapan nech blogger dari magelang bisa kopi darat. hehehhe

    Balas
  • 16 Oktober 2008 pada 4:51 pm
    Permalink

    Yth, mas Mukhotib…

    Minta ijin nge-link blog ini ya. Dulu saya juga pernah minta ijin nge-link blog PKBI lewat Desi, adik saya.
    Bukan secara daerah asal kita sama Mas, tapi blog ini penting, untuk buanyak perempuan yang merasa dibisukan oleh sistem patriarkhi.

    Terimakasih,

    Salam,

    mamanya akarangin.

    Balas
  • 22 Oktober 2008 pada 8:59 am
    Permalink

    untuk mamanya akar angin, sangat boleh me-link. aku juga udah ngunjungin blog-mu. cukup cakep dech.

    Balas
  • 28 Maret 2010 pada 5:13 pm
    Permalink

    wah, ternyata blog p.Mukhotib top markotop…
    Jadi terus menulis nih…

    Balas
  • 2 Juni 2010 pada 11:48 pm
    Permalink

    tib……. tenan awakmu kakak kelasku neng darul maarif……

    Balas
  • 3 Juni 2010 pada 12:05 am
    Permalink

    alhamdulillah, insyaallah benar. Syukurlah kita bisa bersilaturrahmi kembali, meski melalui sarana dunia maya. Salam sukses selalu;

    Balas
  • 21 September 2011 pada 12:04 pm
    Permalink

    Mukhotib, apa kabar? Kalau kami ke Jogya atau Magelang kapan-kapan, bisa ngak kita ngobrol? Masih ingat aku kan? Hasanuddin Z. Arifin, Lampung.

    Balas
  • 18 November 2011 pada 2:52 pm
    Permalink

    Mas, apakah ada radio komunitas di dekat Freeport? atau adakah media komunitas yang cukup aktif di Papua? nuwun

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *