Menanti sang Intelektual Organis

Hari ini ada semangat yang tetap menggelora. Saya mendapat kunjungan sahabat saya semasa di Perkumpulan. Teman diskusi yang sangat menyenangkan. Saya seperti sedang berada dalam putaran waktu. Kembali ke masa-masa kami melakukan berbagai diskusi untuk pengembangan program.

Tetapi yang lebih menggembirakan, kabar jika ia telah diterima menjadi dosen di perguruan tinggi di Yogyakarta. Sungguh saya merasa senang, rasa haru yang begitu dalam, memilin hatiku. Lebih dari itu, rencana untuk melanjutkan studi untuk program master juga bisa ia dapatkan. Menurutku ini merupakan kesempurnaan untuk sebuah cita-cita kehidupan.

Membayang di hadapanku, sosok yang akan sangat menjanjikan, seorang intelektual organis akan hadir untuk beberapa tahun ke depan. Ia yang sudah kumuh untuk bertahun lamanya dalam dunia NGO, akan mencoba mengujinya dalam dunia akademis. Ia akan bisa melakukan teoritisasi pengalaman, untuk menjadi teori baru yang bakal lebih membumi.

Saya yakin benar, pengetahuan dan teori di tangannya akan bisa membumi, mengatasi teori dan pengetahuan yang normatif dan berbau menara gading.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.