Gerakan

Ada persoalan kritis yang menuntut jawaban secara jujur: bagaimana strategi mengubah nalar proyek yang bersifat parsial, menjadi sebuah gerakan yang komprehensif?

Sebagian orang menyebutnya bukan persoalan sederhana. Melainkan membutuhkan tidak saja proses melainkan komitmen dari para pelaksana proyek dalam sebuah organisasi non pemerintah.

Jika ada kegagalan, maka bisa dilihat dari fakta di lapangan, kritisisme seorang aktivis gerakan, seringkali tidak memiliki relasi langsung dengan program yang dikembangkan organisasinya.

Benarkah, refleksi yang akan mampu menjawabnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.