Media Partnersihp Flu Burung

Indonesia merupakan salah satu negara pertama yang paling parah terkena wabah epidemis Avian Influenza H5N1. Pertama kali dilaporkan pada tahun 2003 dan sudah menyebar ke seluruh pelosok tanah air. Sejak saat itu wabah tersebut terus merebak. Hingga saat ini, sudah dilaporkan 134 kasus yang menimpa manusia, dimana 109 diantaranya meninggal. Praktisi media yang berhasil terpilih akan bertemu dengan tenaga spesialis the Food and Agriculture Organization (FAO) PBB  dan pemerintah, pemuka masyarakat, peternak unggas, dsb. serta melakukan kunjungan singkat ke lapangan untuk dapat mendokumentasikan dan mengumpulkan pendapat-pendapat masyarakat dan profil sosial budaya/ekonomi  pihak-pihak yang terkena dampak flu burung.

Sepuluh kemitraan akan terbuka untuk praktisi media yang berkantor di Indonesia namun terbatas maksimal untuk dua praktisi internasional/nonmedia. Setidaknya satu kemitraan akan dipilih untuk praktisi-praktisi lokal/media-berbasis regional.

Bagi peserta program akan mendapatkan berbagai fasilitas sebagai berikut:

  • Honorarium sebesar US$ 1.000
  • Biaya perjalanan liputan (berdasarkan pada perjalanan yang dilakukan)
  • Dukungan biaya untuk kompilasi/produksi (didasarkan pada ongkos produksi sebenarnya)
  • Penyelenggaraan workshop ‘Inception’ dan ‘Review’ bagi peserta.
  • Dana untuk menghadiri acara peluncuran/launching hasil karya peserta.
  • Sertifikat Media Partnership Departemen Pertanian RI dan FAO

Informasi lebih lanjut dan formulir proposal, klik di sini

Satu tanggapan untuk “Media Partnersihp Flu Burung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.