Menggapai Asa Baru

1 Jajuari 2018. Mari beri penanda dalam hidup kita, dalam cita-cita kita dan dalam pengharapan kepada Gusti Alloh, ada harapan baru dalam menjalani titah Gusti.

Ada asa bagi diri individu, termasuk keluarga di dalamnya, dan ada ada publik, tentang hidup berbangsa dan bernegara.

Dalam asa individu, menanamkan rasa teguh pendirian tentang bertingkah laku yang baik, tak merugikan orang lain, tak menyakiti orang lain, merupakan semangat yang bijak dan penting melakukannya.

Ini yang para orang bijak mengatakannya sebagai kesalehan individu. Upaya-upaya meningkatkan citra diri di haribaan Gusti Alloh, menjaga keluarga dari tindakan maksiat kepadaNya, dan tentu diri sendiri pula.

Dalam asa di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara, mari kita semangati diri kita untuk tak menghancurkan tata nilai sosial, yang bisa mengakibatkan kegaduhan sosial, saling sangka, dan akhirnya perpecahan.

Menanamkan perilaku untuk menjaga Pancasila sebagai kesepakatan akhir dalam membangun kehidupan bangsa yang sama hak dan adil bagi setiap warganya, tanpa ada diskriminasi berlatar belakang apapun, merupakan tindakan kesalehan sosial atau sturktural.

Pembaharuan dua kesalehan itu menjadi penting kita teguhkan, sebab tiga tahun ke depan, bangsa ini bisa remuk redam dalam melewati tahun-tahun yang akan penuh intrik, caci maki dan saling menjatuhkan.

Hanya kesadaran kritis, dan kesalehan yang akan mampu mencegah terjadinya perpecahan, bahkan di kalangan masyarakat sipil sekali pun.

Kesalehan individu dan sosial itu yang akan mampu menghindarkan dari pemikiran dan praktik sekatarianisme, primordialisme, dan pemikiran-pemikiran pragmatis menangguk keuntungan dalam rantai kekuasaan.***

Mukhotib MD

Jurnalis dan Pendiri Tabloid PAUD, bacaan tepat orangtua bijak Penulis novel Kliwon, Perjalanan Seorang Saya, Air Mata Terakhir, Pesona Sumilah, Den Ayu Putri. Konsultasi Program dan Manajemen, dan Fasilitator Pendidikan Kritis Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *