Bagi Raport

img_20160411_144401.jpg

“Sudah berulang kali menerima raport anak, tetap saja saya merasa tegang,” kata Kliwon.

Ia menceritakan perasaannya kepada Pak Dhe No, tetangga sebelah rumahnya. “Saya tak khawatir anak saya tak naik kelas. Tetapi bagaimana perasaan anak yang tak naik kelas,” katanya.

Menurut Kliwon, anak yang tak naik kelas pasti merasa rendah diri di hadapan kawan-kawannya. Situasi ini tentu akan sangat menggangu proses pembelajaran selanjutnya.

“Maka jangan heran, banyak orangtua yang memilih memindahkan anaknya ke sekolah yang lain,” kata Kliwon.

Kliwon memandang ke arah Pak Dhe No. Laki-laki sahabatnya sejak kecil itu tetap diam. Lalu Kliwon bertanya, “kenapa?”

“Saya harus bicara apa? Harus mengatakan apa?”

“Bagaimana menurut pandanganmu, pemikiranmu mengenai soal-soal ini?”

“Saya tak suka berbicara yang tak saya alami.’

“Maksudmu?”

“Kamu tahu sendiri, saya tak pernah memiliki anak.”

Mukhotib MD

Jurnalis dan Pendiri Tabloid PAUD, bacaan tepat orangtua bijak Penulis novel Kliwon, Perjalanan Seorang Saya, Air Mata Terakhir, Pesona Sumilah, Den Ayu Putri. Konsultasi Program dan Manajemen, dan Fasilitator Pendidikan Kritis Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.